Cerita Panas Jangan dipegang aja

Cerita Panas Jangan dipegang ajaby on.Cerita Panas Jangan dipegang aja”Mmmaaasss……massss….maaasssss” hanya kata itu yang terdengar saat aku mulai sadar dari pingsanku. Kulihat sekelilingku aku melihat banyak orang dan ada Nadya yang menungguku di sisiku sambil memegang tanganku ,saat aku mencoba untuk bangun aku merasakan sakit yang teramat sangat di belakang kepalaku sehingga membuatku kembali tertidur di atas kursi salah satu warga sekitar tempat perkelahianku […]

tumblr_nwbv9vOxHR1ruqw1do1_540 tumblr_nwel51aM4b1uao8ooo1_500

”Mmmaaasss……massss….maaasssss” hanya kata itu yang terdengar saat aku mulai sadar dari pingsanku. Kulihat sekelilingku aku melihat banyak orang dan ada Nadya yang menungguku di sisiku sambil memegang tanganku ,saat aku mencoba untuk bangun aku merasakan sakit yang teramat sangat di belakang kepalaku sehingga membuatku kembali tertidur di atas kursi salah satu warga sekitar tempat perkelahianku dengan Tono. Aku yang masih kebingungan bertanya pada Nadya apa yang terjadi? Dia menjelaskan bahwa selama pertarungan sengitku dengan Tono dia berhasil kabur dan meminta bantuan warga sekitar ,saat mereka menemukanku aku sudah dalam keadaan tak sadarkan diri di tengah sawah sehingga dibawa ke salah satu rumah warga.

Semenjak saat itu hubunganku dengan Nadya semakin dekat tiap hari aku selalu mengantar dan menjemputnya pulang sekolah takut terjadi apa-apa lagi, padahal aku sudah tak tahan untuk meremas toketnya. Gimana mau tahan setiap gwe bonceng pasti Nadya memeluk erat gwe dari belakang ,terasa banget dah tuh toket mana tangannya nakal lagi suka nyenggol-nyenggol kontol gwe uuuuuggghhhh pokoknya kalau udah dak nahan pasti nyari bu Selvi terus gwe genjot habis-habisan tuh janda kembang sampai klenger. Tapi sudah beberapa minggu ini gwe dak nggenjot bu Selvi karena gwe mau konsentrasi dulu ke calon korban batu gwe si Nadya, suatu hari seperti biasa gwe jemput dia pulang sekolah.

”Nad si Tono dah gak gangguin lo lagi kan?” aku membuka pertanyaan

”Dah dak masuk lagi mas sejak kejadian dulu, katanya sekarang dia jadi buronan polisi gara-gara narkoba.”jawabnya sambil tangannya melingkar di pinggulku

”Nad lo gak omong ma siapa-siapa kan masalah gwe ma mbak Dewi?” tanyaku memancing reaksinya

”Dak kok mas.” jawabnya singkat sambil kulihat dari kaca spionku mukanya sedikit memerah

”Mang enak yah mas rasanya gituan?” tanyanya mancing reaksiku.

”Wah nih anak belum gwe rayu dah nanya duluan ,kesempatan nih.” otak encerku mulai berjalan menyusun rencana untuk menikmati tubuh mudanya.

”Enak banget Nad ,mang lo blum pernah ML yah?” balasku

”Enakan mana ma main sendiri mas?” balasnya menghindari pertanyaanku

”Ya enakan berdualah enaknya bisa 100x lipat Nad.” balasku menyebar jebakan

Nadya hanya diam saja selama perjalanan pulang ,saat sampai di kost-kostannya seperti biasa aku langsung memutar motorku sambil pamit pada Nadya ,tapi kali ini beda saat aku mau pamit Nadya menahanku.” Mas tolongin aku yah ,komputerku rada rusak kalo bisa dibetulin donk.” katanya

Melihat ada kesempatan aku pun langsung memarkirkan motorku dan mengikuti Nadya ke dalam kamar kostnya. Di tengah jalan aku berpapasan dengan bu Selvi ,saat aku menatapnya aku mengerlingkan mataku padanya dan dia hanya tersenyum saja. Setelah masuk ke dalam kamar kostnya Nadya aku langsung menghidupkan komputer, Nadya pamit ingin ganti baju dulu di kamar mandi aku hanya mengangguk tanpa berkata apa-apa. Setelah komputer nyala aku mulai mengotak-atiknya sebenarnya dak rusak berat cuma perlu hapus beberapa aplikasi yang udah dak diperlukan saja ,setelah benar akupun melihat-lihat file-file di komputernya Nadya dan perhatianku tertuju pada folder video yang agak mencurigakan ,kenapa mencurigakan karena setiap buka tuh folder didalamnya selalu ada folder lagi kadang 3 kadang 4 folder, dengan sabar aku mebuka folder-folder tersebut dan akhirnya dapat jackpot juga hehehehe. Saat kubuka video yang hanya berjudul angka tersebut aku melihat pemandangan yang mengejutkan ternyata itu adalah video Nadya yang sedang masturbasi, saat sedang enak-enaknya melihat pemandangan tubuh muda Nadya aku mendengar suara dari belakang ternyata itu adalah Nadya yang telah selesai ganti baju.

”Ah mas Jack jangan dibuka donk kan malu mas.” perintahnya sambil mendorongku kesamping, aku yang ingin menggodanya pun tak ingin pindah dari tempatku duduk sehingga terjadi pertarungan kecil, dan tanpa diduga Nadya mendorongku dengan keras ,aku yang tak mau jatuh secara reflex memegang tangan Nadya sehingga kami berdua jatuh dengan posisi Nadya menindihku dan tanganku yang nakal mendarat tepat di payudaranya yang montok entah siapa yang memulai aku dan Nadya berciuman dengan ganas, ternyata diam-diam Nadya punya nafsu besar juga setelah 5 menit berciuman aku berinisiatif mengakhiri ciuman tersebut kulihat mata Nadya mulai sayu ,nafasnya pun juga sudah memburu dengan lembut kugendong dia ke atas tempat tidur. Dia hanya pasrah ketika aku mulai menanggalkan pakaiannya sehingga dia hanya mengenakan bra dan celana dalam warna krem, aku kagum dengan bentuk tubuhnya walau umurnya baru 16 tahun tapi tubuhnya bagaikan salah satu model kesukaanku yaitu Dwi Putrantiwi.

”Ah mas jangan gitu ah lihatnya malu aku.” katanya sambil menutupi tubuhnya dengan selimut ,dengan tak sabaran aku mulai membuka bajuku sampai aku tinggal mengenakan celana dalam saja.

”Ihh apaan tuh mas kok berkedut-kedut mana gede lagi.” tanya Nadya sambil menunjuk kontolku yang tegang tapi terhalang celana dalamku.

”Dibuka dong Nad biar gak penasaran hehehehe.”balasku sambil bersimpuh disamping Nadya, dengan ragu-ragu Nadya mulai membuka celana dalamku dan TTTOOOOEEENGG muncullah Kontolku dengan gagah dan tanpa sengaja terkena pipi mulus Nadya.

”Mas gede mas, anget lagi.” katanya sambil menatap kontolku dengan seksama tanpa berkedip sedikit pun.

”Emang belum pernah lihat Nad?” tanyaku

”Belum mas kalo yang asli baru kali ini biasanya cuma lihat di bokep doank.” katanya sambil memegang dengan hati-hati mainannya yang baru ini.

”Jangan dipegang aja diemut juga donk.” kataku sambil mendekatkan kontolku ke muka Nadya.

”Tapi mas aku belum pernah ngemut.” protesnya

”udah ntar gwe ajarin deh.” kataku tak ingin kesempatan emas ini lepas begitu saja.

Dengan perlahan Nadya mulai menciumi kontolku dengan perlahan dan menjilati ujungnya dengan mesra.” uuhhh….eennnaaakk…Naaaddd.” Kataku sambil memegangi kepalanya, beberapa saat kemudian kurasakan sensasi hangat menyelimuti batang kontolku ternyata Nadya sudah mengulum kontolku dengan segala usahanya walau belum berpengalaman dan berkali-kali terkena giginya sehingga membuatku terasa ngilu.

”Nad jangan ampe kena gigi donk, ngilu tau.” kataku memberi pelajaran pada malaikat muda yang sedang memberikan servisnya padaku.

”mmmmhhh….mmmhhhh.” kata Nadya tak jelas karena masih mengulum lolipop barunya. Terasa semakin mahir dia dalam hal oral sex walau baru kuajari, tak tahan dengan rangsangan yang Nadya berikan aku memeluk tubuh setengah telanjang Nadya sambil meremas payudaranya yang kenyal walau masih terhalang bra yang masih dikenakannya. Merasa terganggu dengan bra yang menghalangi telapak tanganku dengan bongkahan daging kenyal dan hangat itu aku pun mulai membuka branya secara perlahan-lahan sehingga menyembullah susu Nadya yang montok dan putingnya yang berwarna pink sedikit kecoklatan tanpa menunggu lama akupun langsung mencicipi rasa susu perawan Nadya ,aku melakukannya dengan penuh perasaan . Ya aku tak tahu apa yang terjadi pada diriku nafsu yang dari tadi berkobar bagaikan api olimpiade seakan tersiram oleh air sejuk dari sumber mata air, apakah yang kurasakan ini cinta.

Aku yang masih mencerna perasaan yang ada di pikiranku ini terkejut saat pintu kamar kost Nadya terbuka lebar begitu juga dengan Nadya. Dari pintu tersebut muncullah sebuah sosok yang mengagetkanku dan Nadya dia adalah

Author: 

Related Posts

Comments are closed.